PERCOBAAN 1
TRAINER DIFERENSIAL MV1435
I. Tujuan
Untuk memperoleh pengetahuan
tentang bagaimana pengoperasian transformator arus.
II.
Teori
Singkat
Current trafo (CTS) adalah bagian
primer, bagian sekunder, secara magnetis dapat
digabungkan dengan trafo sehingga hasilnya dapat dihitung dari suatu rangkaian ekivalen,
biasanya digunakan analisa transformer. Beberapa transformator arus digunakan
untuk mengukur dan mencapai kondisi-kondisi normal. Meteri trafo mempunyai
kesalahan yang sangat signifikan selama terjadinya kondisi-kondisi kesalahan
tersebut. Ketika arus normal dalam waktu
yang singkat, tidak penting mengukur fungsi
kondisi-kondisi gangguan yang
diperlukan. Transformator arus pada relay dirancang untuk memperoleh kesalahan
yang kecil selama terjadi kondisi-kondisi kesalahan. Selama transformer memilki
arus beban steady state normal transformer tidak bisa beroperasi secara normal.
Gambar
2.1 Gambar rangkaian equivalen transformator arus
Transformator arus
dihubungkan secara seri dengan jaringan tenaga arus-primer. Sebagai
konsekwensi, impedansi kebocoran lilitan primer Zl tidak mempengaruhi pada
capaian trafo dan mungkin dihilangkan. Menunjuk semua jumlah kepada lilitan
sekunder, diagram sirkit yang disederhanakan pada Gambar 2.2
Gambar
2.2 Gambar rangkaian sederhana transformator arus
Impedansi Beban Zburden
termasuk impedansi dari semua rely dari semua penyiaran ulang, meter dan
kabel, yang dihubungkan secara lilitan sekunder. Panjang kabel dari CTS merupakan suatu bagian penting dari total
impedansi. Oleh karena itu alatge area digunakan kabel dari CTS untuk penyiaran
ulang. Impedansi Beban Z5U,6"N juga dikenal sebagai beban CT dan dengan
satuan ohm. Rumusan basis dasar berikut dapat digunakan untuk menghitung
transformator arus:
I1=


Tidak ada komentar:
Posting Komentar